Slider

Para Pencari Tuhan jilid 13

Ustdaz David diantar Bang Jack berziarah ke Makam Abah Nyinyi yang terletak tak jauh dari masjid besar yang sudah berdiri. Ustadz David merupakan anak angkat Abah Nyinyi yang dibiayai pendidikannya  di sebuah pesantren dan sekarang sudah lulus.

                Bang Jack yang sekarang mengurus Masjid baru itu menganggap Ustadz David pantas untuk menjadi Imam dan Ketua DKM (Dewan Kemakmuran Masjid). “Urusan agama, lu yang urus. Kalau ada yang macem-macem, urusan gue ngegaplokin” Ujar Bang Jack.

Suatu hari, peristiwa yang tidak pernah diduga sebelumnya terjadi. Bahrudin datang menggugat Pak Jalal dengan dokumen-dokumen yang lengkap bahwa tanah yang sekarang menjadi Mihrab  Masjid adalah miliknya, warisan dari keluarga leluhur. Upaya Bombi Cs pun untuk membujuk Bahrudin mengganti tanah di lokasi lain tidak berhasil. Sengketa tersebut dapat diselesaikan dengan disepakatinya luas tanah Bahrudin diganti dengan sebagian halaman masjid.

Jamaah masjid tidak bertambah, tetapi malah berkurang, karena masyarakat mendengar, Bahrudin akan menjadikan tanah di halaman Masjid sebagai tempat penangkaran Biawak, Ular Cobra, dan Kalajengking sebagai wasiat dari leluhurnya. Puncaknya konfliknya terjadi saat Bahrudin terpilih menjadi tuan rumah Konferensi Paranormal Sedunia dan akan mengadakan pertemuan itu di halaman Masjid.

Zahrotussyta, anak dari Pak Jalal dan Bu Jalal pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan kuliahnya di Jerman. Pak Jalal dan Bu Jalal kaget karena Zahro tiba-tiba sudah sampai rumah tanpa memberi tahu mereka. Bahkan Pak Jalal kecewa karena saat Zahro wisuda di Jerman dia tidak bisa ikut foto bersama anaknya. Kepulangan Zahro membawa mimpi besar, dia ingin mendirikan pabrik pesawat terbang bekerja sama dengan Pak Ilham Habibie. Sebuah proyek ambisius yang Pak Jalal mau tidak mau terlibat dalam proyek tersebut. Ketika Zahro punya cita-cita besar, Pak jalal pun punya cita-cita untuk masa depan anaknya. Dia ingin menjodohkan Zahro dengan Ust. David dengan alasan “Gue insyaAllah bakal tenang kalau anak gue nikah sama orang yang punya pengetahuan agamanya kuat dan juga hafidz.”

Selama ini, Viral sibuk dengan Maing mengelola Café yang sekarang sudah cukup maju. Viral tidak bisa move on hatinya dari Hera yang sekarang pergi entah kemana. Tiap hari dia mendatangi rumahnya berharap Hera pulang. Satu saat ada seorang perempuan cantik yang tiba-tiba muncul di rumah Hera. Diketahui dia adalah Alexandria yang membeli dan kini menempati rumah itu. Dalam perkembangannya Viral berhasil move on dari Hera karena semakin akrab dengan Alexandria. Kehadiran perempuan itu telah membuat Viral mencintainya. Tapi sayang, Alexandria justru menolaknya karena dia menginginkan seorang laki-laki yang perawan hatinya, belum pernah ada perempuan yang mengisi hatinya kecuali ibunya. Viral kembali patah hati.

Di kehidupan lain, Maing tiba-tiba dikagetkan dengan kehadiran Miang, ibunya yang telah meninggalkan dia semasa kecil. Miang datang berharap Maing maung mengakui dia sebagai ibunya. Karena Maing merasa telah ditelantarkan Miang dari sejak kecil, dia tidak mau mengakui perempuang itu sebagai ibunya. Miang terus berusaha agar dia bisa diakui oleh Maing dengan berbagai cara.

Udin yang menghilang sejak merobohkan Musholla sementara sampai sekarang belum jelas keberadaanya. Hingga pada suatu hari, Asrul melihat seseorang yang melemparkan karung di pinggir hutan yang ternyata di dalamnya ada Udin yang sudah dalam keadaan sakit jiwa. Gila akut! Bang Jack yang melihat kondisi Udin hanya bisa menasehati “Mungkin ini cara Allah untuk membebaskan Udin dari syariat Islam karena dia gila. Orang yang terbebas dari dosa”. Kegilaan bertambah karena Udin yang tidak waras tanpa diketahui ternyata mengajari Bombi tentang ajaran Islam yang tentu saja ngaco.

Manusia kebun (Jerry, Agung, Junaedi, Pepen, Maulana, dll) sekarang sudah sukses dengan kebun pisangnya kualitas ekpor. Mereka sibuk memasang dasi tiap hari sehingga tidak ada waktu untuk mampir sholat ke Masjid kecuali Roy yang sesekali mampir. Tentu saja ini menjadi keresahan Bang Jack dan Ustadz David melihat Masjid yang berdiri megah itu hanya memamerkan kekosongan, karena warga tidak mau memakmurkan. Maka proses menarik kembali manusia kebun dan warga Kampung Atas ke Masjid dan menjadi prioritas kerja Bang Jack dan Ustadz David. “Ini adalah proyek mengIslamkan orang Islam.” Kata Bang Jack.

Belum lagi Bombi, Ajung dan Atep yang dipaksa Ambar, istri Bombi, untuk belajar tentang Islam dan memeluk Agama Islam. “Sesungguhnya, malam itu dingin” menjadi pertimbangan Bombi yang membuat mereka harus melakukan itu, karena Ambar dan Istri Ajung sudah membentuk majelis taklim ibu-ibu di masjid atas bimbingan Ustadz David yang ganteng.

Serial “Para Pencari Tuhan” jilid 13 akan menjawab beberapa pertanyaan tentang: Bagaimana perjalanan Viral untuk move on dari Hera lalu mencintai Alexandria? Bagaimana kisah Maing yang hidupnya selalu terganggu dengan kehadiran Miang, ibu kandung Maing yang dulu pernah kabur dengan lelaki lain? Bagaimana dengan nasib hidup Udin? Serta Bagaimana pula upaya Bang Jack dan Ustadz David mengajak warga untuk kembali memakmurkan Masjid serta mengIslamkan orang Islam?

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn